Lebih hati-hati mempergunakan DMM Fluke 179 milik lab

Multimeter yang diproduksi oleh Fluke, sampai sekarang masih menjadi standar de facto untuk DMM (Digital Multimeter). Pesaingnya antara lain adalah Keysight (dulu Agilent). Selain dari keakurasiannya, Fluke (dan “merek mahal” lainnya) juga dikenal karena faktor keamanan produk-produknya. Jadi tidak sekedar mahal karena promosi brand saja.

Untuk meningkatkan faktor keamanan maka DMM seperti Fluke 170 mempergunakan sekering (fuse) yang bertipe fast acting. Salah satu contoh misalnya dapat dilihat di link ini. Harga fuse tipe ini relatif lebih mahal dari tipe fuse yang biasa dipergunakan di DMM dari kelas yang lebih rendah. Selain itu ketersediaan fuse pengganti juga sering menjadi kendala. Berbeda dengan fuse yang tipe pemutusan lambat, fast acting fuse tidak umum dijual di toko-toko  elektronik lokal. Kecuali mungkin di toko-toko di kota besar. Karena itu demi kelancaran kegiatan praktikum maka DMM harus dipergunakan dengan lebih hati-hati.

img_20160901_123604.jpgGambar 1. Fuse di dalam body Fluke 179.

img_20160901_123610.jpgGambar 2. Zoom in.

p_20160908_10080701.jpeg.jpgGambar 3. Pemeriksaan fuse DMM Fluke 179 dengan bantuan contant current source LM317.

p_20160908_10072201.jpg.jpgGambar 4. Pemeriksaan fuse DMM Fluke 179, mulai dari nilai arus jatah arus yang terbesar.p_20160908_10073001.jpg.jpgGambar 5. Hasil pemeriksaan fuse DMM Fluke 179 dengan selektor untuk arus maksimum 10 A.

p_20160908_10074601.jpg.jpg Gambar 6. Hasil pemeriksaan fuse DMM Fluke 179 dengan selektor untuk arus maksimum 400 mA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *