Arduino Uno plus ZIF socket

Tinkering ini bisa jadi tergolong pada proyek “ya karena saya bisa” (just because I can). Sekalipun masih tetap bermanfaat, utak-atik ini lebih merupakan kesenangan dan keisengan.

Gambar 1.

Gambar 2.

 

Arduino (dan sistem yang kompatibel dengannya) sebenarnya terdiri dari dua bagian yang utuh menjadi satu. Di satu bagian adalah hardware, perangkat keras, berupa papan Arduino. Di satu bagian lain adalah software (perangkat lunak), yang juga terdiri dari dua bagian yaitu firmware/bootloader yang terdapat di papan Arduino dan bagian lain adalah Arduino IDE yang dipakai oleh pengguna untuk menyusun program yang akan dimasukkan ke mikrokontroler (papan Arduino). Umumnya Arduino IDE-lah yang lebih dikenal sebagai bagian software.

Karena itu papan Arduino dapat dipakai tanpa mempergunakan bootloader [1] dan sistem masih berfungsi dengan baik. Misalnya pada Arduino Mega, Arduino Uno, Arduino Nano, dan Arduino Micro, pengguna bisa langsung menggunakan mikrokontroler AVR dari keluarga ATmega. Pengguna bisa mempergunakan header untuk port ISP/ICSP untuk melakukan pemrograman μC tanpa bantuan bootloader untuk melakukan pemrograman melalui USB port.

Dari Gambar 2, bisa dilihat bahwa kabel pita/kabel pelangi dihubungkan semi permanen ke ICSP port di papan Arduino agar dapat memudahkan proses pemrograman dengan perangkat keras pemrogram seperti USBasp. Dengan demikian papan Arduino Uno bisa juga difungsikan sebagai papan untuk memprogram mikrokontroler Atmel AVR ATmega328P tanpa bootloader Arduino.

Berikutnya adalah mengenai ZIF socket. Pada Gambar 1 dan Gambar 2, bisa dilihat ZIF (Zero Insertion Force) [2] adalah benda berwarna hijau tempat IC mikrokontroler dipasang. ZIF memudahkan pengguna untuk memindahkan dan memasang kembali IC. Jadi, untuk mempergunakan papan Arduino Uno sebagai papan mikrokontroler tanpa bootloader Arduino, soket ZIF sebenarnya tidak diperlukan. Itu sebabnya di awal saya sebut utak-atik ini sebagai “just because I can”.  Tetapi, lagi, ZIF memudahkan jika saya hendak mengganti IC yang sedang diprogram. Segala yang mempermudah dan mempercepat proses layak untuk dipertimbangkan untuk dimiliki atau dibuat.

 

Footnotes    (↵ returns to text)

  1. Not using a bootloader: If you want to use the full program space (flash) of the chip or avoid the bootloader delay, you can burn your sketches using an external programmer. ~Arduino.cc
  2. Stands for “Zero Insertion Force.” ZIF is a type of CPU socket on a computer motherboard that allows for the simple replacement or upgrade of the processor. Processors that use a ZIF socket can easily be removed by pulling a small release lever next to the processor and lifting it out. The replacement processor is then placed in the socket and secured by pushing the lever in the opposite direction — hence the phrase, “zero insertion force.” I suppose there is some force required to push the lever, but it is significantly less than non-ZIF sockets, which require special tools to force the processor out. ~techterms.com

Leave a Comment