Engineering an Empire: Carthage

Sebagian besar dari pelajaran yang diterima di sekolah dan di perguruan tinggi adalah “kisah sejarah”. Menurut saya ini bahkan berlaku juga untuk pelajaran sains seperti Fisika dan Biologi, juga untuk Matematika. Hanya secara sederhana, bedanya dengan pelajaran Sejarah formal sebagaimana yang dikenal selama ini adalah pelajaran “sejarah” yang dipelajari dalam science dan engineering dapat segera direplikasi (duplikasi). Berbagai percobaan bisa diulangi dan persamaan-persamaan yang diperkenalkan bisa dipakai ulang. Kembali, untuk membangun masa depan generasi yang sekarang perlu mempelajari apa yang sudah pernah dilakukan oleh generasi masa lalu.

Di zaman yang sering disebut zaman banjir informasi ini, belajar menjadi semakin mudah untuk banyak orang di cukup banyak tempat. Salah satunya lewat situs YouTube yang sudah dikenal oleh banyak pengguna Internet. Salah satu seri film dokumenter yang dikemas rapi dalam bentuk hiburan yang memiliki muatan pendidikan adalah seri “Engineering an Empire”. Dengan kata-kata kunci itu, kita bisa menemukan beberapa episode dari seri tersebut. Termasuk di antaranya mengenai Carthage, sebuah kota utama dari peradaban kuno. Bagaimana mereka saat itu telah mencapai kemajuan dibanding peradaban lain.

Silakan klik di tengah gambar untuk memainkan videonya.

Belajar dari PD I

Those who cannot remember the past are condemned to repeat it.

~George Santayana

Mereka yang tidak mengingat sejarah akan dikutuk untuk mengulanginya. Begitulah ungkapan yang tampaknya masih lebih sering terbukti benar daripada salah. Dan salah satu bentuk pelajaran sejarah yang terpenting adalah sejarah peperangan yang dilakukan oleh umat manusia.

Perang yang pernah terjadi memberi banyak sekali pelajaran bagi generasi yang datang belakangan. Dan selalu saya katakan, generasi yang lahir dan besar di era Internet ini punya banyak sekali kesempatan untuk belajar dengan lebih baik dari generasi dari era sebelumnya. YouTube dan Vimeo memberikan banyak bahan pelajaran yang bahkan dikemas dalam bentuk hiburan. Kaum, golongan dan bangsa yang paling mampu banyak belajar, akan berpeluang untuk mendominasi dan menguasai bangsa lain yang enggan untuk belajar. Termasuk belajar dari peperangan di masa lalu.

Perang Dunia I adalah perang terbesar umat manusia. Dalam beberapa video berikut dapat dipelajari salah satu sudut pandang mengapa peperangan itu dapat disebut peperangan konyol yang tidak perlu.

Berikut adalah beberapa playlist yang menarik tentang PD I yang dalah ditemui di YouTube. Silakan klik tanda + untuk mempelajari cara pernggunaan playlist player berikut.

Penggunaan YouTube Playlist

Video utama yang siap dimainkan ada di sebelah kiri. Di sebelah kanan adalah daftar video (playlist) yang dapat dipilih untuk dimainkan (di bagian kiri). Pada bagian bawah terdapat panel yang berisi beberapa icon.

Agar tidak mengganggu tampilan playlist di sebelah kanan dapat disembunyikan dengan menekan icon  yang memiliki tooltip “Toggle Playlist” (  ).

Untuk menyaksikan tayangan secara penuh (fullscreen) anda dapat melakukan klik pada icon  ), “Toggle Fullscreen”.