Layanan gangguan Telkom

Proses perbaikan tampaknya memang terus berlangsung  🙂 . Kali ini catatan singkat pengakuan saya (dan mungkin diakui banyak pelanggan lain) terhadap kemajuan layanan Telkom. Ada banyak yang masih bisa ditingkatkan, tapi kemajuan nyata perlu dihargai. Perubahan yang bisa dilihat dan dibuktikan .

Pagi ini saya menemukan bahwa koneksi Internet di rumah terputus, begitu pula tampaknya jalur komunikasi suara via telepon kabel. Tidak bisa dihubungi lewat telepon genggam, singkatnya “mati total”. Saya lalu menghubungi 147 (tepatnya 0541147) dari telepon genggam. Setelah menekan beberapa kombinasi angka untuk memilih layanan signkatnya saya berhasil melaporkan gangguan.

Kemudian saya menerima email yang berisi pemberitahuan tiket pengaduan gangguan dan email pernyataan kemajuan (progress) penanganan pengaduan saya. Saya sebelumnya sudah menerima beberapa email billing statement. Suatu kemajuan, yang ini kemajuan (setidaknya yang saya tahu) lain lagi. Oke lah, sekedar pemanis layanan mungkin. Tapi saya sudah cukup senang saat itu, ada kemajuan. Ada penghargaan sistem di sana terhadap pelanggan.

ashampoo_snap4.png

Kemudian tanpa dihubungi oleh petugas Telkom, jalur telpon dan Internet kembali normal. Bisa diperbaiki tanpa mengganggu pelanggan. Lalu saya menerima email lagi, untuk meminta konfirmasi bahwa benar pengaduan saya sudah ditangani dan diselesaikan.

ashampoo_snap3.png

Baguslah, ini bentuk sederhana yang mungkin remeh tetapi bisa jadi contoh yang bagus untuk transformasi yang lebih besar. Bisnis dengan inti di seputar sistem dan teknologi informasi bisa menjadi pendorong yang kuat dan nyata untuk negeri ini menyesuaikan diri dengan “lagit yang lebih luas”. Bukankan katanya di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung? Langit suatu desa dan kecamatan, sekarang ini sangat mungkin sudah tidak lagi bisa “terpisah” seperti zaman nenek moyang dulu. Para pemimpin di beberapa era di Jepang, Korsel, Singapura dan China tampaknya sudah lama sadar tentang itu. Sekelumit yang saya pernah rasakan Tokopedia, Bukalapak dan Telkom mulai bergerak ke arah kelaziman dunia modern. Apalagi sudah banyak orang yang setidaknya bisa melongok ke dalam Amazon, eBay, Alibaba, atau AliExpress

IMHO, selama ada informasi, ada wawawasan, ada dorongan eksternal maka akan muncul keinginan. Lalu, katakanlah, menjadi renacana yang diwujudkan. Sumber daya diatur dan mungkin ditambah sampai bisa memberikan layanan yang memadai. Setidaknya cukup untuk mempertahankan keuntungan. Faktor kesesuaian sumber daya manusia tentu sangat penting, baik dari segi kemampuan maupun jumlah. Akan sangat riskan dan cenderung menggagalkan sistem kalau hanya mengandalkan para pegawai yang mampu tapi jumlahnya sangat kurang.

Soal paket TV dalam layanan sepertinya memang masih mengesalkan. Tapi untuk sistem layanan pengaduan, seingat saya sudah lebih baik. Tinggal, lagi, penyesuaian faktor human in the loop, memperkuat bukan melemahkan.

Baiklah, mumpung hari libur kerja bisa dilanjutkan. Layanan Google seperti docs dan drive sudah bisa diakses. Pemformatan ulang bahan bisa dilakukan. Pelayanan notifikasi update juga sudah dikirim ke 65 alamat email mahasiswa. Terinspirasi dari pelayanan Telkom 😀 .

http://weknowmemes.com/wp-content/uploads/2014/04/basic-human-needs-wifi.jpg–image credit : weknowmemes.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *